IdProo
IdProo Docs

Manual Penggunaan Administrator — Manage Detail Applications

Versi Dokumen: 1.0 Tanggal: 07 April 2026 Aplikasi: IdProo Ditujukan untuk: Administrator


Dalam artikel ini

  1. Navigasi ke Detail Applications
  2. Branding
  3. Authentication
  4. CORS Origin
  5. Token Lifetime
  6. Token Claims
  7. API Permissions
  8. Expose an API
  9. Application Roles
  10. Application Owners

Menu Manage Detail Applications memungkinkan Administrator untuk mengonfigurasi seluruh aspek teknis dan identitas dari sebuah aplikasi yang terdaftar dalam sistem Identity. Konfigurasi ini mencakup tampilan merek, autentikasi, izin API, klaim token, dan manajemen peran pengguna.

Untuk mengakses halaman detail aplikasi:

  1. Login sebagai Admin ke portal Identity.
  2. Pada menu navigasi kiri, pilih Applications.
  3. Pilih aplikasi yang ingin dikonfigurasi dari daftar.
  4. Halaman akan menampilkan breadcrumb: Identity / Applications / Details / [Nama Aplikasi].
  5. Gunakan menu MANAGE di panel kiri untuk berpindah antar sub-menu konfigurasi.

2. Branding

Menu Branding digunakan untuk mengatur identitas visual dan informasi umum aplikasi.

Halaman Branding - bagian atas

Gambar 1: Halaman Branding.

Konfigurasi Identitas Aplikasi

Field Keterangan
Published Centang untuk mempublikasikan aplikasi
Name (wajib) Nama tampilan aplikasi
Company (wajib) Perusahaan pemilik aplikasi (pilih dari dropdown)
Client ID (wajib) Identifikasi unik aplikasi, digenerate otomatis oleh sistem
Home page URL URL halaman utama aplikasi

Informasi Hukum & Detail Teknis

Halaman Branding - bagian bawah

Gambar 2: Informasi hukum dan detail teknis aplikasi.

Field Keterangan
Terms of service URL URL halaman syarat dan ketentuan layanan
Privacy statement URL URL halaman pernyataan privasi
Publisher domain Domain penerbit/pengelola aplikasi
Requirement Daftar persyaratan teknis aplikasi (pisahkan dengan Enter atau koma)
Programs Program atau platform terkait
Database Jenis database yang digunakan
Technology Stack teknologi aplikasi
Description Deskripsi singkat aplikasi

Catatan: Klik tombol Save setelah melakukan perubahan untuk menyimpan konfigurasi Branding.


3. Authentication

Menu Authentication mengatur mekanisme autentikasi, URL redirect, logout, scope, dan grant type aplikasi.

Redirect URIs & Logout URL

Halaman Authentication - Redirect URIs dan Logout

Gambar 3: Konfigurasi Redirect URIs dan Logout URL.

Redirect URIs

Redirect URI adalah URL yang diizinkan untuk menerima token autentikasi setelah login berhasil (reply URL). Minimal 1 URI harus dikonfigurasi.

  • Klik + Redirect URI untuk menambahkan URI baru.
  • Pilih Type (contoh: Hybrid) dan masukkan alamat URI pada kolom yang tersedia.

Logout URL (wajib)

URL yang dituju setelah pengguna melakukan logout dari aplikasi.

Pengaturan Redirecting

Opsi Keterangan
Require consent Jika dicentang, pengguna diminta persetujuan setelah sign in
Redirect after sign out Jika dicentang, sistem secara otomatis melakukan redirect setelah sign out
Enable subsite Mengaktifkan logout redirect URL ke subsite

Logout Configuration, DPoP, Client Scopes & Grant Types

Halaman Authentication - Logout Configuration dan DPoP

Gambar 4: Konfigurasi Logout, DPoP, Client Scopes, dan Grant Types.

Logout Configuration

Field Keterangan
Front-channel Logout URI URI untuk permintaan logout melalui front-channel (dikirim via iframe)
Back-channel Logout URI URI untuk menerima permintaan logout HTTP POST dari server
Front-channel logout session required Sertakan session ID (sid) dalam proses front-channel logout
Back-channel logout session required Sertakan session ID (sid) dalam proses back-channel logout

DPoP (Proof-of-Possession)

DPoP mengikat access token ke kunci milik klien, mencegah token yang dicuri digunakan oleh penyerang. Pilihan: Disabled, Optional, atau Required.

Client Scopes

Scope mendefinisikan bagian akun pengguna yang dapat diakses oleh aplikasi. Pilihan yang tersedia: openid, profile, email.

Grant Types

Menentukan cara aplikasi meminta token. Beberapa grant type dapat dipilih sekaligus:

Grant Type Keterangan
Hybrid Kombinasi Authorization Code dan Implicit flow
Client credentials Autentikasi antar layanan tanpa keterlibatan pengguna

4. CORS Origin

Menu CORS Origin mengatur daftar URL yang diizinkan untuk melakukan cross-origin resource sharing ke aplikasi ini.

Halaman CORS Origins URL

Gambar 5: Halaman CORS Origins.

Cara Menambahkan CORS URL:

  1. Klik tombol + URL.
  2. Masukkan alamat URL (awali dengan https://) pada kolom yang tersedia.
  3. Untuk menghapus URL, klik ikon 🗑️ di sebelah kanan kolom.
  4. Klik Save untuk menyimpan perubahan.

5. Token Lifetime

Menu Token Lifetime mengatur durasi berlaku berbagai jenis token yang digunakan aplikasi untuk mengakses resource yang dilindungi.

Halaman Token Lifetime

Gambar 6: Konfigurasi Token Lifetime.

Token Keterangan
Identity Token Lifetime Masa berlaku identity token
Access Token Lifetime Masa berlaku access token untuk mengakses API
Authorization Code Lifetime Masa berlaku authorization code
Absolute Refresh Token Lifetime Batas maksimum masa berlaku refresh token
Sliding Refresh Token Lifetime Masa berlaku sliding refresh token

Catatan: Sesuaikan nilai token lifetime dengan kebijakan keamanan organisasi. Nilai yang terlalu panjang dapat meningkatkan risiko keamanan.


6. Token Claims

Menu Token Claims memungkinkan Administrator mengatur klaim apa saja yang disertakan dalam token dengan metode drag-and-drop. Terdapat tiga tab: Access token, ID token, dan User info.

Access Token

Token Claims - Tab Access Token

Gambar 7: Tab Access Token.

ID Token

Token Claims - Tab ID Token

Gambar 8: Tab ID Token.

User Info

Token Claims - Tab User Info

Gambar 9: Tab User Info.

Cara Mengatur Token Claims:

  1. Pilih tab yang sesuai: Access token, ID token, atau User info.
  2. Geser (drag-and-drop) item dari kolom Available tokens ke kolom Token used untuk mengaktifkan klaim.
  3. Geser kembali ke Available tokens untuk menonaktifkan klaim.
  4. Gunakan tombol Preview JWT untuk melihat pratinjau struktur token.
  5. Klik Save untuk menyimpan konfigurasi.

7. API Permissions

Menu API Permissions mengatur izin API yang dapat digunakan oleh aplikasi. Izin ini diberikan oleh pengguna atau admin selama proses consent.

Halaman API Permissions

Gambar 10: Halaman API Permissions.

Cara Mengatur API Permissions:

  1. Gunakan tombol Filter untuk menyaring izin berdasarkan kategori.
  2. Centang ☑️ izin yang dibutuhkan aplikasi.
  3. Izin dikelompokkan per kategori API (contoh: announcement.read, announcement.add, api.auth, dst.).
  4. Simpan perubahan setelah selesai memilih.

Contoh Izin yang Tersedia:

Permission Name Display Name Keterangan
announcement.read Read announcement Izin membaca pengumuman
announcement.add Create new announcement Izin membuat pengumuman baru
announcement.edit Edit announcement Izin mengedit pengumuman
announcement.delete Delete announcement Izin menghapus pengumuman
announcement.readAll Read all announcements Izin membaca semua pengumuman
api.auth Api Authorization Izin autorisasi ke resource API

8. Expose an API

Menu Expose an API digunakan untuk mendefinisikan scope API yang diekspos aplikasi ini, serta mendaftarkan aplikasi klien yang berwenang mengakses API tersebut tanpa perlu consent pengguna.

Halaman Expose an API

Gambar 11: Halaman Expose an API.

8.1 Membuat Scope Baru

Dialog Create Scope

Gambar 12: Form Create Scope.

Cara Membuat Scope:

  1. Klik tombol + New scope.
  2. Isi field Scope dengan nama teknis (contoh: api.test.read).
  3. Isi Display name dengan nama yang mudah dipahami (contoh: Read Data).
  4. Isi Description opsional untuk menjelaskan fungsi scope.
  5. Klik Save.

Menambahkan Authorized Client Application

Dialog Add Client

Gambar 13: Form Add Client.

Cara Menambahkan Client:

  1. Klik tombol + Add client.
  2. Pilih aplikasi dari dropdown Application.
  3. Klik Save untuk mendaftarkan aplikasi klien.

Merubah Scope

Expose an API - Pilih scope untuk diedit

Gambar 14: Arahkan kursor ke baris scope lalu klik ikon Edit (✏️).

Dialog Edit Scope

Gambar 15: Form Edit Scope — perbarui Display name dan Description lalu klik Save.

Cara Mengubah Scope:

  1. Arahkan kursor ke baris scope yang ingin diedit.
  2. Klik ikon Edit (✏️) yang muncul di sisi kanan baris.
  3. Perbarui Display name dan/atau Description pada form yang muncul.
  4. Klik Save untuk menyimpan.

Menghapus Scope

Expose an API - Tombol Delete Scope

Gambar 16: Klik ikon Delete (🗑️) pada baris scope, atau centang beberapa baris lalu klik Delete item (n).

Cara Menghapus Scope:

  1. Arahkan kursor ke baris scope yang ingin dihapus.
  2. Klik ikon Delete (🗑️) di sisi kanan baris, atau
  3. Centang ☑️ satu atau beberapa scope, lalu klik tombol Delete item (n) di toolbar atas.

⚠️ Peringatan: Penghapusan scope bersifat permanen. Pastikan scope tidak sedang digunakan oleh aplikasi lain sebelum menghapus.

Pencarian Scope

Expose an API - Pencarian Scope

Gambar 17: Kolom Search untuk memfilter daftar scope berdasarkan nama.

Cara Menggunakan Pencarian:

  1. Klik kolom Search di sebelah kanan toolbar.
  2. Ketikkan nama scope atau kata kunci yang ingin dicari.
  3. Daftar scope akan difilter secara otomatis sesuai input.
  4. Hapus teks pencarian untuk menampilkan kembali seluruh daftar.

Ekspor Data Scope

Expose an API - Menu Opsi (Refresh & Export)

Gambar 18: Menu OPTION (ikon ...) berisi Refresh dan Export.

Dialog Export Data

Gambar 19: Form Export data — pilih This page atau All page lalu klik Export.

Cara Ekspor Data Scope:

  1. Klik ikon ... di pojok kanan atas tabel scope.
  2. Pilih Export dari menu yang muncul.
  3. Pada form Export data, pilih cakupan:
    • This page — hanya mengekspor data pada halaman aktif.
    • All page — mengekspor seluruh data scope.
  4. Klik Export untuk mengunduh file.

9. Application Roles

Menu Application Roles digunakan untuk mendefinisikan peran (role) yang dapat ditetapkan kepada pengguna dalam konteks aplikasi ini.

Halaman Application Roles

Gambar 20: Halaman Application Roles.

Membuat Role Baru

Dialog Create Role

Gambar 21: Form Create Role.

Cara Membuat Role:

  1. Klik tombol + New role.
  2. Isi Name (wajib) — nama unik peran (contoh: admin, viewer, editor).
  3. Isi Description (wajib) — penjelasan singkat tentang peran.
  4. Klik Save.

Contoh Role yang Ada:

Name Description Dibuat
User 12/01/2026
user.crud testing user 12/02/2026

Mengubah Role Application

Application Roles - Pilih role untuk diedit

Gambar 22: Arahkan kursor ke baris role lalu klik ikon Edit (✏️).

Dialog Edit Role

Gambar 23: Form Edit Role — perbarui Name dan Description lalu klik Save.

Cara Merubah Peran:

  1. Arahkan kursor ke baris role yang ingin diedit.
  2. Klik ikon Edit (✏️) di sisi kanan baris.
  3. Perbarui Name dan/atau Description pada form yang muncul.
  4. Klik Save untuk menyimpan perubahan.

Mengelola Scope Role

Application Roles - Tombol Manage Scope

Gambar 24: Klik ikon Manage Scope (⚙️) untuk mengaitkan scope API dengan role.

Cara Mengelola Scope Role:

  1. Arahkan kursor ke baris role yang ingin dikelola scope-nya.
  2. Klik ikon Manage scope (⚙️) di sisi kanan baris.
  3. Konfigurasi scope yang diizinkan untuk peran tersebut pada halaman yang muncul.
  4. Simpan perubahan.

Menghapus Role Application

Application Roles - Tombol Delete

Gambar 25: Klik ikon Delete (🗑️) pada baris role, atau centang beberapa baris lalu klik Delete item (n).

Cara Menghapus Peran:

  1. Arahkan kursor ke baris role yang ingin dihapus.
  2. Klik ikon Delete (🗑️) di sisi kanan baris, atau
  3. Centang ☑️ satu atau beberapa role, lalu klik Delete item (n) di toolbar atas.

⚠️ Peringatan: Penghapusan peran bersifat permanen. Pengguna yang sebelumnya memiliki peran ini akan kehilangan akses terkait.

Ekspor Role Application

Application Roles - Menu Opsi Export

Gambar 26: Menu OPTION (ikon ...) berisi Refresh dan Export.

Dialog Export Data Peran Aplikasi

Gambar 27: Form Export data — pilih This page atau All page lalu klik Export.

Cara Ekspor Peran Aplikasi:

  1. Klik ikon ... di pojok kanan atas tabel Application Roles.
  2. Pilih Export dari menu OPTION yang muncul.
  3. Pada form Export data, pilih cakupan ekspor:
    • This page — mengekspor data peran pada halaman yang sedang aktif.
    • All page — mengekspor seluruh data peran di semua halaman.
  4. Klik Export untuk mengunduh file.

10. Application Owners

Menu Application Owners digunakan untuk mendaftarkan pengguna yang memiliki hak kepemilikan atas aplikasi dan dapat mengelola resource terkait.

Halaman Application Owners

Gambar 28: Halaman Application Owners.

Cara Menambahkan Owner:

  1. Klik tombol + Add owner.
  2. Cari dan pilih pengguna yang akan dijadikan pemilik.
  3. Pengguna yang terdaftar akan tercantum dalam daftar beserta email dan organisasinya.

Cara Menghapus Owner:

  1. Centang ☑️ pada baris pemilik yang ingin dihapus.
  2. Gunakan opsi aksi yang tersedia (ikon ... di pojok kanan atas tabel).

Pencarian Application Owners

Application Owners - Pencarian Owner

Gambar 29: Kolom Search untuk memfilter daftar pemilik berdasarkan nama.

Cara Menggunakan Pencarian Owner:

  1. Klik kolom Search di sebelah kanan tombol + Add owner.
  2. Ketikkan nama pemilik yang ingin dicari.
  3. Daftar akan difilter otomatis sesuai kata kunci.
  4. Hapus teks pencarian untuk menampilkan kembali seluruh daftar pemilik.

Menghapus Application Owners

Application Owners - Tombol Delete Owner

Gambar 30: Klik ikon Delete (🗑️) untuk mencabut hak kepemilikan pengguna.

Cara Menghapus Application Owners:

  1. Arahkan kursor ke baris pemilik yang ingin dihapus.
  2. Klik ikon Delete (🗑️) yang muncul di sisi kanan baris.
  3. Konfirmasi penghapusan jika sistem meminta konfirmasi.

⚠️ Peringatan: Menghapus pemilik akan mencabut hak akses pengelolaan aplikasi dari pengguna tersebut. Pastikan masih ada setidaknya satu pemilik aktif untuk menjaga pengelolaan aplikasi tetap berjalan.


Dokumen ini dibuat untuk keperluan panduan internal pengguna aplikasi IdProo. © 2026 IdProo — Hak Cipta Dilindungi